Saat ini industri makanan dan minuman di Indonesia terus menunjukkan penguatan. Menurut data Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), kinerja sektor ini untuk tahun 2024 diproyeksikan tumbuh hingga sekitar 7 %.
Selain itu, menurut rilis resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS), industri makanan dan minuman pada tahun 2023 tumbuh sebesar 4,47 % dan telah menyumbang sekitar 6,55 % terhadap PDB nasional, dengan kontribusi industri pengolahan non-migas mencapai hampir 39,1 %.
Kondisi ini menandakan bahwa pelaku industri tidak hanya berhadapan dengan tantangan pasar domestik, tetapi juga peluang ekspor dan integrasi rantai pasok regional yang semakin terbuka.
Dengan demikian, segmen industri makanan dan minuman tetap menjadi salah satu sektor andalan yang mendukung pertumbuhan dan daya saing nasional, termasuk pemilihan solusi kemasan industri yang tepat agar produk dapat sampai ke tangan konsumen dalam kondisi optimal.
Tren dan Tantangan Industri F&B 2024–2025
Industri makanan dan minuman (F&B) masih menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia. Menurut data Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), sektor ini berkontribusi lebih dari 38% terhadap PDB sektor manufaktur nasional pada tahun 2024.
Pertumbuhan tersebut mendorong meningkatnya kebutuhan bahan kemasan yang efisien, higienis, dan sesuai standar food grade.
Namun, di tengah pertumbuhan pesat ini, pelaku industri menghadapi tantangan baru: efisiensi rantai pasok, kenaikan biaya logistik, serta tuntutan keberlanjutan (sustainability packaging). Perusahaan dituntut untuk tidak hanya menjaga keamanan produk, tetapi juga menekan biaya produksi dan meminimalkan limbah kemasan.
Baca Juga: Material Handling Adalah Cara Terbaik untuk Efisiensi, Yuk Cari Tahu!
Jenis Kemasan Industri yang Efektif untuk Makanan & Minuman
Sebagai penyedia solusi packaging industri, PT Tunas Mitra Makmur (TMM) menawarkan berbagai produk yang digunakan oleh pabrik dan distributor besar di sektor makanan dan minuman.
Berikut beberapa material kemasan yang banyak digunakan:
- Shrink Film : Digunakan untuk membungkus botol minuman, cup, atau kemasan karton agar tetap rapat dan terlindung dari debu serta kelembapan.
- Stretch Film : Membantu menjaga stabilitas produk saat disusun di pallet dan mencegah pergeseran selama proses distribusi. Stretch film TMM memiliki ketebalan konsisten dan daya rekat tinggi sehingga ideal untuk pengiriman jarak jauh.
- Lakban Printing : Selain fungsi penyegelan karton, lakban printing juga dapat menampilkan logo perusahaan untuk meningkatkan brand awareness dan keamanan pengiriman.
- Bubble Wrap dan Air Cushion : Produk gelas, kaleng, atau botol kaca rentan pecah jika tidak terlindungi. Bubble wrap dan air cushion menjadi solusi pelindung terbaik karena mampu menyerap guncangan dan menekan tingkat retur akibat kerusakan.
Kepatuhan terhadap Standar Food Grade dan Kualitas
Dalam industri makanan, pemilihan bahan kemasan tidak bisa sembarangan. Material kemasan yang digunakan dalam industri makanan dan minuman harus memenuhi ketentuan Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan, yang mengatur keamanan bahan kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan.
Selain itu, bahan kemasan juga disarankan mengacu pada SNI 7833:2013 tentang Persyaratan Bahan Plastik untuk Kemasan Pangan untuk menjamin keamanan dan kualitas produk.
Beberapa jenis plastik yang umum digunakan dan aman antara lain:
- Polyethylene (PE): tahan panas dan cocok untuk kemasan fleksibel.
- Polypropylene (PP): digunakan untuk makanan panas atau berminyak.
- POF Shrink Film: transparan, kuat, dan mudah disesuaikan dengan bentuk produk.
TMM memastikan seluruh bahan pengemas yang dipasok berasal dari produsen tepercaya dan sesuai standar keamanan industri.
Efisiensi dan Keamanan dalam Distribusi
Menurut Asosiasi Logistik Indonesia (ALI, 2024), efisiensi kemasan dapat memangkas biaya logistik hingga 5–10% dengan mengurangi risiko kerusakan produk selama transportasi.
Stretch film dan shrink film menjadi solusi utama bagi perusahaan yang mengirimkan barang dalam jumlah besar, karena:
- Menjaga stabilitas muatan di pallet,
- Mengurangi kebutuhan tali pengikat tambahan,
- Mempercepat proses wrapping, dan
- Menghemat ruang penyimpanan di gudang.
Baca Juga: 8 Cara Menyimpan Barang di Gudang Dapat Anda Terapkan Sekarang!
Studi Kasus: Produsen Minuman di Tangerang
Salah satu klien TMM, produsen minuman di Tangerang, mengalami penurunan tingkat kerusakan produk hingga 30% setelah mengganti sistem pengemasan tradisional dengan kombinasi stretch film dan lakban printing TMM.
Selain meningkatkan keamanan pengiriman, perusahaan juga menghemat biaya logistik hingga 7% per bulan karena proses pengepakan menjadi lebih cepat dan efisien.
Pengemasan Penting untuk Produk Makanan dan Minuman
Salah satu bagian penting dari industri ini yaitu pengemasan. Pengemasan yang sesuai dengan standar dan menarik akan memberikan dampak yang positif bagi produk tersebut. Pengemasan untuk industri makanan dan minuman pun banyak jenisnya, seperti kemasan Tetrapak untuk minuman ataupun styrofoam untuk makanan.
Salah satu jenis pengemasan yang dijual oleh PT. Tunas Mitra Makmur yaitu plastik wrapping dengan brand ECO atau dikenal dengan ECO wrapping.
Baca Juga : Jual Plastik Wrap Eco Wrap untuk Parcel Buah-Buahan dan Makanan
Plastik Wrapping, Solusi Pengemasan Industri Makanan
Plastik wrapping ini, bersifat elastis dan tidak mudah sobek, terbuat dari bahan yang berkualitas tinggi (food grade), khusus untuk membungkus makanan (food packaging) supaya lebih awet dan tahan lama. Plastik wrapping dari PT. TMM ini bisa digunakan untuk membungkus makanan segar lainnya seperti ikan segar, daging, sayuran dan buah buahan.
Jika Anda menyimpan makanan yang baunya kurang sedap di dalam lemari es, plastik wrapping mampu bekerja dengan maksimal untuk menghalangi bau yang tidak sedap di lemari pendingin Anda.
Produk plastik tersebut juga banyak di gunakan oleh restoran untuk membungkus makanan sisa yang masih layak dimakan dengan cara pembungkusan yang tertutup di semua sisi dengan ketat sehingga sayuran dan buah buahan akan tetap segar dan bisa digunakan kembali.
Selain dalam industri makanan, plastik wrapping ini juga digunakan di rumah sakit untuk keperluan pembungkus makanan pasien agar tetap segar dan tidak terkontaminasi bakteri/virus dari luar. PT. Tunas Mitra Makmur menawarkan harga plastik wrapping yang terjangkau untuk kebutuhan bisnis Anda.
Hubungi Kami untuk Konsultasi Solusi Pengemasan Industri. Tim kami siap membantu Anda menentukan spesifikasi kemasan yang paling efisien sesuai jenis produk, sistem penyimpanan, dan volume distribusi perusahaan Anda.
